tahun ini adalah tahun ketiga saya mengajardi SMA Labschool Kebayoran. jika flashback ke tahun 2012 saya melamar utk posisi di cabang cibubur karena calon suami mengajar di daerah cibubur cukup lama. Dengan semangat saya meng apply ke Yayasan yang berada di bawah naungan UNJ, serangkaian tes pun saya lakukan. hingga akhirnya saya dinyatakan lolos seleksi tapi berita buruknya adalah ditempatkan di kebayoran bukan di cibubur yang saya inginkan, setelah itu saya disuruh menggantikan guru sementara, dengan pengalaman mengajar yang tidak ada..saya mencoba berinteraksi dgn angkatan dasecakra yang saat itu kelas X, saya sangat kewalahan karena mereka aneh melihat guru baru, sangat berisik di kelas. sekelas pun 40 orang. saya sulit menghafal nama anak2nya. 2bulan berlalu, saya mendapat byk evaluasi dari ibu Juli, Guru bahasa Jepang yang sudah lama disini. Ya, saya memang harus lebih akrab dengan anak2. Tahun ajaran baru dimulai , saya mengajar angkatan Dasadraka. saya sangattt senang mengajar mereka. atau karena mereka masih baru kenal yang namanya SMA atau gimana, dilihat dari sikap angkatan ini lebih baikkk dari angkatan sebelumnya. hingga sekarang Mei 2015 mereka sudah lulus 100% dengan nilai yang sangat memuaskan,mendapat predikat terbaik. alhamdulillah,,,saya senang sekali,,banyak yang diterima di SNMPTN, lebih dari seperempat mereka diterima di univ negeri dan luar negeri.. kalau saya ceritakan anak satu persatu tidak akan habis karena mereka unik di masing2 kepribadiannya. Sejak diberlakukannya kurikulum 2013 jam mengajar saya 18 jam berkurang drastis. hingga angkatan ini lulus. tidak lebih dari 10 jam saya pegang. entahlah tahun2 berikutnya mungkin tidak ada.. yang jelas saya sedih setelah di warning oleh kepala sekolah untuk segera cari pekerjaan lain karena jam ngajar yg semakin berkurang dan berkaitan dengan jam sertifikasi guru-guru lain yang harus memenuhi 24jam ngajar, jika tidak,,mungkin mereka tidak mendapatkan uang sertifikasi. ya sudah, bagaimanapun saya harus lapang dada menerima keputusan, mungkin Allah memberikan rezeki di pintu lain yang saya belum dapatkan. akhir tahun 2014 saya mencoba CPNS Pemda DKI, saya lolos hingga pengumuman terakhir, berada di posisi 2, yang diterima hanya 1. saya tidak lolos. usaha apa ya,,,saya harus produktif meski ingin sekali rasanya dirumah menjaga dan menemani ranu seharian tanpa campur tangan orang lain.tapi cicilan rumah dan iuran bulanan lain menunggu untuk terus dipenuhi kewajibannya. saya harus survive. saya pasti bisa. sembari saya disini, doakan saya mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. saya suka mengajar, saya mau jadi guru.